Jika Anda mengikuti sebuah bisnis INTERNET hanya untuk menjadi reseller, atau membuat e-book, atau harus membuat website, dan parahnya lagi harus membeli website, maka berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk mewujudkan bisnis Anda di INTERNET?
Berapa biaya yang Anda butuhkan untuk mempersiapkan semua itu?
Belum tentu juga hasilnya dapat berjalan dengan baik. Semua itu akan menyita waktu dan akan membuat Anda putus asa dan akhirnya Andapun akan mulai meninggalkan ladang uang yang seharusnya bisa Anda tuai.
Namun Saya yakin Anda tidak mengharapkan semua itu terjadi, jika member kami yang lain bisa, maka Andapun pasti juga bisa! Kuncinya BUKAN pada kepandaian Anda berbisnis, namun pada PRODUK YANG SUDAH MENJADI HAK PATENT KAMI untuk menghasilkan uang untuk Anda. Suatu Sistem Modal Kecil yang bekerja untuk Anda pada jaringan INTERNET. Kami mengajak Anda untuk berhasil bersama kami dengan menerapkan sebuah sistem ampuh yang sudah teruji mampu menghasilkan uang Jutaan rupiah dengan modal kecil:
*
TIDAK perlu membuat website atau blog.
TIDAK perlu membuat E-book dan sejenisnya.
TIDAK perlu menunggu waktu yang lama untuk menghasilkan uang melalui INTERNET.
Hanya dengan Modal Kecil anda sudah memiliki ini.
* Kami membuka kesempatan bagi Anda untuk mengetahui sistem kami dalam menghasilkan uang jutaan rupiah kurang dari 1 Bulan. PASTI!
Anda Tertarik.. Daftar sekarang juga disini http://uangmelimpah.mcuon.com
Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau
Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan
Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air
Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri
Dengan Mendaftar di link ini http://www.readbud.com/?ref=4820188
buruan daftar....
Ya... Untuk Tambah-tambah sih oke....
Apabila anda belum punya akun di Readbud
Daftar di www.readbud.com/?ref=4820188
1. Pengertian
Generator fungsi adalah alat tes elektronik yang berfungsi sebagai pembangkit sinyal atau gelombang listrik. Bentuk gelombang pada umumnya terdiri dari tiga jenis,
yaitu sinusoida, persegi, dan segitiga. Dengan generator fungsi ini seorang teknisi dapat melakukan pengetesan suatu alat yang akan dites (devices under test). Dari analisis terhadap hasil berbagai bentuk gelombang respons alat tersebut, akan dapat diketahui ketepatan karakteristik sesuai dengan ketentuan yang dikehendaki.
Tipe lain dari generator fungsi adalah sub-sistem yang menyediakan output sebanding terhadap beberapa input fungsi matematika. Contohnya, output berbentuk kesebandingan dengan akar kuadrat dari input. Alat seperti itu digunakan dalam sistem pengendali umpan dan komputer analog.
Generator fungsi analog umumnya menghasilkan gelombang segitiga sebagai dasar dari semua outputnya. Segitiga ini dihasilkan oleh kapasitor yang dimuat dan dilepas secara berulang-ulang dari sumber arus konstan. Hal ini menghasilkan ramp voltase menanjak dan menurun secara linier. Ketika voltase output mencapai batas atas dan batas bawah, proses pemuatan dan pelepasan dibalik menggunakan komparator, menghasilkan gelombang segitiga linier. Dengan arus yang bervariasi dan ukuran kapasitor, frekuensi yang berbeda dapat dihasilkan.
Beberapa keluaran generator dapat diperoleh pada waktu yang bersamaan. Misalnya :
- sebuah keluaran gelombang persegi untuk pengukuran linier dalam sebuah sistem audio.
- Sebuah keluaran gigi gergaji simultan dapat digunakan untuk mengemudikan penguat defleksi horisontal dari sebuah CRO,dan memperlihatkan suatu peragaan visual dari hasil pengukuran.
Manfaat lainnya dari generator fungsi adalah kemampuan untuk mengunci fasa ( phase lock ) terhadap sebuah sumber sinyal luar. Sebuah generator fungsi dapat digunakan untuk mengunci fasa generator fungsi kedua, dan kedua sinyal keluaran dapat diperagakan dengan fasa yang sama yang besarnya dapat diatur.Disamping itu, sebuah generator fungsi dapat dikunci fasanya terhadap harmonik gelombang sinus dari generator lainnya.
2. Fungsi Generator Fungsi
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya Generator Fungsi berfungsi sebagai pembangkit sinyal atau gelombang listrik.
3. Bagian-bagian Generator Fungsi
3.1 Panel Depan Generator Fungsi
1. Saklar dan indikator Daya 6. Terminal keluaran utama 11. Tombol peredaman
2. Jangkah frekuensi 7. Terminal keluaran TTL CMOS 12. Tombol dc offset
3. Pemilih bentuk sinyal 8. Pengatur CMOS level 13. Tombol CMOS level
4. Pengatur tegangan 9. Terminal masukan VCG 14. Tombol siklus kerja
5. Pengatur dc offset 10. Pengatur siklus kerja 15. Pengatur frekuensi
3.2 Panel Belakang Generator Fungsi
18. konektor VCG in
19. Konektor GCV out
20. Konektor TTL out
21. Konektor MOD in
22. Konektor Horizontal out
23. Kaki panel belakang
24. Sekring
25. Masukan daya ac
4. Dasar-dasar Pengoperasian Generator Fungsi
Dalam uraian tentang prosedur pengoperasian generator fungsi akan dijelaskan berbagai aplikasi dari generator fungsi, antara lain : troubleshooting dengan teknik signal tracing, troubleshooting dengan teknik signal substitution atau teknik sinyal pengganti, penggunaan generator fungsi sebagai bias dan sumber sinyal, karakteristik penguat dengan beban lebih (overload), berbagai pengukuran respons frekuensi, pengetesan performansi penguat dengan gelombang persegi, pengetesan speaker dan rangkaian impedansi.
5. Spesifikasi Generator Fungsi
Sebagai produk dari pabrik pembuat instrumen elektronik generator fungsi dilengkapi spesifikasi instrumen. Para pemakai (users) akan mendapatkan informasi teknik penting tentang produk yang mereka pakai. Berikut diberikan contoh sebuah spesifikasi dari sebuah generator fungsi yanglazim dipakai.
6. Penggunaan Generator Fungsi
6.1 Pengukuran Respon Frekuensi
Generator fungsi dengan kapabilitas sweep adalah ideal untuk pengecekan respons frekuensi pada peralatan seperti penguat, kendali bass dan treble, filter band-pass, filter High Pass dan Low Pass, rangkaian kopling, dan speaker maupun rumah speaker. Penguat IF, tuned circuit, notch filter dan rangkaian impedansi lainnya. Dengan range frekuensi generator fungsi sampai minimal 1 MHz, maka dapat dipakai untuk pengukuran, mengaturan dan analisis respons peralatan pasip atau aktip sampai batas frekuensi tersebut. Sebagai tambahan pada fasilitas sweep internal, beberapa generator memiliki input frekuensi terkontrol tegangan (VCF = voltage controlled frequency), yang memungkinkan pengendalian sinyal sweep oleh gelombang sinus atau pola khusus lainnya. Juga beberapa unit tercakup rentang audio dari 20 Hz ~ 20 kHz dapat masuk dalam satu sweep dengan mudah.
Bila menggunakan osiloskop kovensional, maka peraga yang diperoleh akan nampak seperti gambar 6-7 Penguatan atau atenuasi relatip dari seluruh frekuensi dalam pita tersebut akan ditampilkan. Tampilan akan dapat dianalisis untuk menerima atau menolak karakteristik respons frekuensi. Dalam penguat pitalebar, tujuan analisis umumnya adalah untuk menjaga respons frekuensi rata pada lebar-pita selebar mungkin. Tampilan respons frekuensi dari rangkaian filter dan kopling menunjukkan frekuensi dan ketajaman cut-off.
6.2 Pengaturan Tegangan Keluaran
Multiplier analog digunakan untuk mengendalikan sinyal yang mempunyai amplitudo melampaui 10 dB. satu dari beberapa masukan multiplier dilewatkan dalam sebuah filter anti-aliasing. Masukan lain berasal dari control tegangan DC yang merupakan jumlah dari dua keluaran DAC. Salah satu DAC diatur sesuai dengan tegangan nominal amplitudo keluaran yang dikehendaki. DAC kedua memberikan suatu tegangan untuk mengkoreksi variasi respon frekuensi generator fungsi. Prosedur kalibrasi 33250A dilengkapi semua informasi yang diperlukan untuk menghitung nilai DAC. Dua attenuator (- 10 dB dan – 20 dB) dan penguat (+20 dB) digunakan sebagai variasi kombinasi untuk mengendalikan tegangan keluaran dalam step 10 dB melampaui lebar cakupan nilai amplitudo ( 1 mVpp sampai 10 Vpp).
Sebagai kenyamanan, impedansi beban dapat ditetapkan sebagimana diperlihatkan oleh generator fungsi dan dengan demikian dapat diperagakan tegangan beban dengan benar. Jika impedansi beban sebenarnya berbeda dengan nilai yang ditetapkan, amplitudo yang diperagakan, offset, dan tingkatan tinggi / rendah menjadi salah. Variasi tahanan sumber diukur dan diperhitungkan selama instrumen dikalibrasi. Oleh karena itu akurasi tegangan beban terutama bergantung pada akurasi tahanan beban
6.3 Troubleshooting dengan teknik signal tracing
Salah satu teknik troubleshooting untuk mencari kerusakan pada komponen system audio adalah, dengan mengijeksikan sinyal dari generator fungsi pada bagian input alat yang akan dites. Kemudian osiloskop dipakai untuk memeriksa output setiap tingkat dari penguat. Hal ini dimulai dari bagian input dan bergerak kearah output. Bila suatu tingkat memberikan sinyal output yang cacat atau tidak ada output sama sekali, maka dapat diduga pada tingkat tersebut terdapat kerusakan. Sinyal input yang lazim digunakan berbentuk sinusoida dengan amplitudo rendah, sedemikian rupa supaya tidak menimbulkan cacat bentuk pada tingkat berikutnya. Umumnya generator fungsi dapat menghasilkan sinyal sampai 2 MHz, bahkan beberapa model mampu memberikan frekuensi sampai 10 MHz atau lebih tinggi. Pada teknik sinyal tracing ini tidak diperlukan tegangan DC-offset dari generator fungsi, walaupun rangkaian penguat audio menggunakan kopling kapasitor yang mampu memblokir tegangan DC yang berasal dari sumber.
6.4 Pengaturan dan Penguncian Fase
Dengan mengatur fasa dan amplitudo harmonik-harmonik, hampir setiap bentuk gelombang dapat dibangkitkan dengan menjumlahkan frekuensi dasar yang di-bangkitkan oleh generator fungsi yang satu terhadap frekuensi harmonik yang dibangkitkan oleh generator fungsi yang lain.
Generator fungsi juga dapat dikunci fasanya terhadap sebuah standar frekuensi, dan kemudian semua gelombang keluarannya dibangkitkan dengan ketelitian frekuensi dan stabilitas yang sama dengan sumber standar.Generator fungsi dapat mensuplai bentuk gelombang keluaran pada frekuensi-frekuensi yang sangat rendah. Disebabkan frekuensi rendah dari sebuah osilator RC sederhana adalah terbatas, maka dalam generator fungsi yang diagram rangkaiannya ditunjukkan pada gambar 5, digunakan pendekatan yang berbeda.Dari gambar 5 dapat dijelaskan :
- Instrumen ini menghasilkan gelombang-gelombang : sinus, segitiga, dan persegi dengan rangkuman frekuensi dari 0,01 Hz sampai 100 KHz.
- Jaringan pengontrol frekuensi diatur oleh cakera frekuensi pada panel depan instrumen atau oleh sebuah tegangan pengontrol yang dimasukkan dari luar.
tegangan pengontrol frekuensi mengatur dua sumber arus.
- Sumber arus atas mensuplai arus yang konstan ke integrator segitiga yang tegangan keluarannya bertambah secara linier terhadap waktu.
tegangan keluaran diberikan oleh hubungan :
eout = - 1/C ∫ i dt …………………… ( * )
- Suatu pertambahan atau penurunan arus yang disuplai dari sumber arus atas akan memperbesar atau memperkecil kemiringan tegangan keluaran.
Multivibrator tegangan berubah keadaan pada suatu level yang telah ditentu-kan sebelumnya pada kemiringan tegangan keluaran integrator yang positif.
Perubahan keadaan ini akan menghentikan penyaluran arus atas menuju integrator dan menghubungkan suplai arus bawah.
- Sumber arus bawah mensuplai suatu arus balik menuju integrator, sehingga keluarannya berkurang secara linier terhadap waktu. Jika tegangan keluaran mencapai suatu level yang telah ditentukan lebih dahulu dengan kemiringan bentuk gelombang keluaran yang negatif, pembanding tegangan sekali lagi
mengubah dan menghentikan sumber arus bawah tersebut dan pada saat yang sama menghubungkan sumber arus atas.
- Tegangan keluaran pada integrator mempunyai bentuk gelombang segitiga yang frekuensinya ditentukan oleh besarnya arus yang dialirkan oleh sumber-sumber arus yang konstan.
- Pembanding tegangan membangkitkan suatu tegangan keluaran gelombang persegi dengan frekuensi yang sama.
- Bentuk gelombang keluaran ketiga yang diperoleh dari bentuk gelombang segitiga, yang dibentuk menjadi sebuah gelombang sinus oleh sebuah jaringan tahanan dioda. Dalam rangkaian ini, kemiringan gelombang segitiga berubah jika amplitudonya berubah, dan memperlihatkan sebuah gelombang sinus dengan distorsi yang lebih kecil dari 1 %.
- Rangkaian keluaran dari generator fungsi terdiri dari dua penguat keluaran yang melengkapi dua keluaran simultan, yang dipilih secara terpisah dari setiap fungsi bentuk gelombang.
1.1 Pengertian
Multimeter adalah alat pengukur listrik yang sering dikenal sebagai VOM (Volt/Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter), hambatan (ohm-meter), maupun arus (amper-meter).
1.2 Macam-macam Multimeter
Ada dua kategori multimeter yaitu :
• Multimeter digital atau DMM (digital multi-meter)
• Multimeter Analog
Masing-masing kategori dapat mengukur listrik AC, maupun listrik DC.
Menurut jenisnya multimeter dibagi menjadi 2 yaitu :
• Multimeter non Elektronis
• Multimeter Elektronis
1.3 Fungsi Multimeter
Multimeter sering disebut juga sebagai AVO- meter, sesuai dengan namanya tersebut Multimeter berfungsi sebagai pengukur arus,tegangan, dan hambatan.
1.4 Bagian-bagian Multimeter
1.5 Dasar-dasar Operasi Multimeter
Sebelum menggunakan alat tersebut, perlu dipelajari
- cara membaca skala
- cara melakukan “zero adjustment” (membuat jarum pada kedudukan nol)
- cara memilih batas ukur
- cara memilih terminal, yaitu mempergunakan polaritas (tanda + dan -) pada
pengukuran tegangan dan arus searah.
a. Dalam keadaan tidak dipakai, selector sebaiknya pada kedudukan AC volt pada
harga skala cukup besar (misalnya 250 volt). Hal ini dimaksudkan untuk
menghindari kesalahan pakai yang membahayakan multimeter.
b. Sebelum mulai mengukur suatu besaran listrik perhatikanlah lebih dahulu besaran
apakah yang hendak diukur dan kira-kira berapakah besaranya, kemudian pilihlah
kedudukan selector dan skala manakah yang akan dipergunakan. Perhatikan pula
polaritas (tanda + dan -) bila perlu.
c. Pada waktu mulai melakukan pengukuran arus dan tegangan, bila tidak dapat
dipastikan besarnya arus/ tegangan tersebut, maka mulailah dari batas ukur yang
paling besar. Setelah itu selector dapat dipindahkan ke batas ukur yang lebih rendah
untuk memperoleh ketelitian yang lebih baik.
d. Pada pengukuran tegangan dan arus, pembacaan meter akan paling teliti bila
penunjukan jarum terletak di daerah dekat skala penuh, sedangkan pada pengukuran
resistansi bila penunjukan jarum terletak di daerah pertengahan skala.
e. Harus diperhatikan: pengukuran resistansi hanya boleh dilakukan pada komponen
atau rangkaian tidak mengandung sumber tegangan.
1.6 Spesifikasi Multimeter
Spesifikasi yang harus diperhatikan terutama adalah:
- batas ukur dan skala pada setiap besaran yang diukur: tegangan searah (DC volt),
tegangan bolak-balik (AC volt), arus searah (DC amp, mA, A), arus bolak-balik
(AC amp) resistansi (ohm, kilo ohm).
- sensitivitas yang dinyatakan dalam ohm-per-volt pada pengukuran tegangan
searah dan bolak-balik.
- Ketelitian yang dinyatakan dalam %
- Daerah frekuensi yang mampu diukur pada pengukuran tegangan bolak-balik
(misalnya antara 20 Hz sampai dengan 30 KHz).
- Baterai yang diperlukan.
1.7 Penggunaan Multimeter
1.7.1 Penggunaan Multimeter pada pengukuran Resistansi ( R )
Secara umum suatu rangkaian ohmmeter terdiri dari meter dasar berupa
miliammeter/mikroammeter arus searah, beberapa buah resistor dan potensiometer serta
suatu sumber tegangan searah/batere. Kita mengenal dua macam ohmmeter, yaitu
ohmmeter seri dan ohmmeter paralel.
Ohmmeter Seri
V adalah sumber tegangan searah/batere dan
RM adalah resistansi dalam meter dasar M
a. Mula-mula diambil RX = nol atau A-B dihubungkan sehingga diperoleh arus
melalui meter M adalah:
Pada keadaan tersebut R2 diatur agar meter M menunjukan harga maksimum. Imaks = arus
skala penuh (full-scale).
b. Bila diambil RX = tak terhingga atau A-B dalam keadaan terbuka, maka diperoleh:
0 M I
c. Sekarang dimisalkan suatu resistor RX dipasang pada A-B, maka arus melalui M adalah:
Dalam persamaan tersebut IM = arus yang mengalir melalui meter M dan RX = resistansi yang diukur.
Kurva Kalibrasi
Dari persamaan (4) terlihat bahwa RX dapat dinyatakan dalam IM atau terdapat hubungan
antara resistansi RX (yang kita ukur) dengan arus melalui meter IM.
Perhatikan pula bahwa grafik hubungan antara RX dan IM disebut sebagai kurva kalibrasi.
Dari kurva kalibrasi, terlihat bahwa skala ohmmeter merupakan skala yang tidak linier. Pada daerah dekat dengan harga nol terdapat skala yang jarang dan makin dekat dengan harga tak terhingga diperoleh skala yang makin rapat. Selain itu perlu diperhatikan bahwa skala ohmmeter seri harga nol ohm terletak di sebelah kanan pada simpangan maksimum.
Resistansi Skala Tengah
Resistamsi skala tengah Rt ( = Rh = "half scale resistance") adalah harga resistansi Rt = RX yang menyebabkan jarum meter menunjuk pada pertengahan skala.
Keadaan ini sesuai dengan arus meter
Harga Rt sangat penting karena menunjukan jarum pada daerah sekitar Rt, akan
mempunyai ketelitian yang paling baik.
Untuk menentukan harga Rt, dapat dilakukan perhitungan sebagai berikut:
Dari persamaan (3), arus melalui meter adalah:
Ohmmeter Paralel
V = sumber tegangan searah/batere
RM = resistansi dalam meter M
Dalam keadaan tidak dipergunakan, saklar S harus dibuka agar batere V tidak lekas
menjadi lemah. Bila ohmmeter dipergunakan, maka saklar S ditutup.
Mula-mula diambil RX = tak terhingga atau A-B dalam keadaan terbuka, sehingga
diperoleh arus melalui M + IM. Pada keadaan ini pontensiometer R2 diatur agar arus
melalui M mencapai harga maksimum (skala penuh), sehingga:
Kedudukan R2 jangan diubah lagi sehingga selalu terpenuhi persamaan (8) dengan
demikian akan diperoleh bahwa skala dengan RX = tak terhingga terletak id sebelah
kanan.
Untuk RX = nol atau A-B dihubungsingkatkan maka tidak ada arus melalui M atau
I nol M
Jadi skala nol ohm terletak di sebelah kiri.
Kurva Kalibrasi
Bila dipasang resistansi RX pada rangkaian pada gambar 1-6 maka dapat dihitung arus
melalui M:
Dari persamaan (9) dapat dibuat kurva kalibrasi yaitu grafik RX sebagai fungsi IM.
Contoh bentuk kurva kalibrasi suatu ohmmeter paralel dapat dilihat pada Gambar
1.7.2 Penggunaan Multimeter pada Tagangan ( V )
Alat ukur tegangan searah
Suatu alat ukur tegangan searah umumnya terdiri dari: meter dasar (Amperemeter) dan rangkaian tambahan untuk memperoleh hubungan antara tegangan searah yang diukur dengan arus searah yang mengalir melalui meter dasar. Meter dasar merupakan suatu alat
yang bekerja (merupakan stator), dan suatu kumparan yang akan dilalui arus yang bebas bergerak dalam medan magnet tetap tersebut.
Dari gambar ini dapat diperoleh:
VX = IM RS + IM RM
Dengan :
VX = tegangan yang diukur
RS = resistor seri
RM = resistansi dalam meter
M = meter dasar (berupa mA-meter)
Bila IM adalah batas ukur meter M atau skala penuh maka RS harus dipilih sehingga VX merupakan batas ukur dari seluruh rangkaian sebagai voltmeter.
Bila IM adalah batas ukur meter M atau skala penuh maka RS harus dipilih sehingga VX merupakan batas ukur dari seluruh rangkaian sebagai voltmeter.
Alat ukur tegangan bolak-balik
Pada dasarnya voltmeter bolak-balik terdiri dari: rangkaian penyearah, meter dasar (misalnya A-meter searah) dan resistor seri
Skala multimeter sebagai voltmeter bolak-balik umumnya ditera (dikalibrasi) untuk bentuk gelombang sinusoida murni. Dengan demikian meter akan menunjukan harga yang salah bila kita mengukur tegangan bolak-balik bukan sinus murni.
1.7.3 Penggunaan Multimeter pada Arus ( I )
Ammeter arus searah (DC ammeter) dipergunakan untuk mengukur arus searah. Alat ukur ini dapat berupa amperemeter, milliamperemeter dan galvanometer?
Dalam mempergunakan ammeter arus searah perlu diperhatikan beberapa hal yaitu:
- Ammeter tidak boleh dipasang sejajar (paralel) dengan sumber daya
- Ammeter harus dipasang seri dengan rangkaian yang diukur arusnya
- Polaritas (tanda + dan -)
Bila kita mempunyai milliamperemeter arus searah, hendak digunakan sebagai ammeter dengan beberapa macam batas ukur, dapat dilakukan sebagai berikut:
Misalkan M adalah milliamperemeter dengan batas ukur 1 mA dan resistansi dalam = RM (lihat Gambar)
Kita pasang suatu resistor RP paralel dengan meter M.
Dari rangkaian,dapat dilakukan perhitungan berikut:
Jadi dengan memilih harga RP tertentu, kita dapat mengatur besarnya arus IX yang diukur. Resistor RP disebut resistor paralel atau "shunt“ dari rangkaian ammeter.
1.7.4 Penggunaan Multimeter dalam pengukuran yang lain
Dengan menggunakan prinsip pengukuran yang telah diterangkan di atas (yaitu
pengukuran arus searah, tegangan bolak-balik dan resistansi) multimeter dapat juga
dipergunakan untuk mengukur besaran-besaran (atau sifat-sifat komponen) secara tidak langsung
Beberapa contoh diantaranya adalah:
a. mengukur polaritas dan baik buruknya dioda secara sederhana
b. mengetahui baik buruknya transistor secara sederhana
c. mengukur kapasitansi
d. mengukur induktansi
e. bila pada multimeter ditambahkan rangkaian tertentu, multimeter tersebut dapat
berfungsi sebagai:
- “ Transistor tester”
- Wattmeter
- Pengukur suhu.
1.1 Pengertian
Catu Daya atau sering disebut dengan Power Supply adalah sebuah piranti yang berguna sebagai sumber listrik untuk piranti lain. Pada dasarnya Catu Daya bukanlah sebuah alat yang menghasilkan energi listrik saja, namun ada beberapa Catu Daya yang menghasilkan energi mekanik, dan energi yang lain.
1.2 Macam-macam Catu Daya
Secara garis besar, Power Supply elektrik dibagi menjadi dua macam, yaitu Power Supply Linier dan Switching Power Supply.
• Power Supply Linier
Merupakan jenis power supply yang umum digunakan. Cara kerja dari power supply ini adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan AC lain yang lebih kecil dengan bantuan Transformator. Tegangan ini kemudian disearahkan dengan menggunakan rangkaian penyearah tegangan, dan dibagian akhir ditambahkan kapasitor sebagai pembantu menyearahkan tegangan sehingga tegangan DC yang dihasilkan oleh power supply jenis ini tidak terlalu bergelombang.
Selain menggunakan dioda sebagai penyearah, rangkaian lain dari jenis ini menggunakan regulator tegangan sehingga tegangan yang dihasilkan lebih baik daripada rangkaian yang menggunakan dioda. Power Supply jenis ini dapat menghasilkan tegangan DC yang bervariasi antara 0 - 30 Volt dengan arus antara 0 - 5 Ampere
• Switching Power Supply
Power Supply jenis ini menggunakan metode yang berbeda dengan power supply linier. Pada jenis ini, tegangan AC yang masuk ke dalam rangkaian langsung disearahkan oleh rangkaian penyearah tanpa menggunakan bantuan transformer.
Cara menyearahkan tegangan tersebut adalah dengan menggunakan frekuensi tinggi antara 10KHz hingga 1MHz, dimana frekuensi ini jauh lebih tinggi daripada frekuensi AC yang sekitar 50Hz. Pada switching power supply biasanya diberikan rangkaian feedback agar tegangan dan arus yang keluar dari rangkaian ini dapat dikontrol dengan baik. Keuntungan utama dari metode ini adalah efisiensi yang lebih besar karena switching transistor daya sedikit berkurang ketika berada di luar daerah aktif yaitu, ketika transistor berfungsi seperti tombol dan juga memiliki diabaikan jatuh tegangan atau arus yang dapat diabaikan melaluinya. Keuntungan lain termasuk ukuran yang lebih kecil dan bobot yang lebih ringan dari pengurangan transformator frekuensi rendah yang memiliki berat yang tinggi dan panas yang dihasilkan lebih rendah karena efisiensi yang lebih tinggi. Kerugian meliputi kompleksitas yang lebih besar, generasi amplitudo tinggi, energi frekuensi tinggi yang low-pass filter harus blok untuk menghindari gangguan elektromagnetik (EMI).
1.3 Fungsi Catu Daya
Pada intinya semua Power Supply atau Catu Daya mempunyai fungsi yang sama yaitu sebagai penyearah dari AC ke DC.
1.4 Bagian-bagian Catu Daya
1.4.1 Bagian-bagian panel depan
1. Saklar ON/OFF: untuk menyalakan dan mematikan catu daya.
2. Display LED: mengetahui apakah catu daya aktif/tidak
3. Meter tegangan dan arus, menunjukkan nilai tegangan dan arus pada terminal keluaran
4. Pengatur tegangan kasar dan halus.
5. Pengatur arus: setelan maksimum arus keluaran
6. Terminal keluaran +; - dan Gnd.
7. (10) Setelan meter nol
8. Setelan arus
9. Lampu tanda overload
1.4.2 Bagian-bagian panel belakang
1. kabel power(input AC) berfungsi untuk memasok listrik dari sumber listrik
2. Fuse/ sekring berfungsi sebagai pemutus arus apabila terjadi konsleting
1.5. Dasar-dasar pengoperasian Catu Daya
Catu daya dalam pemanfaatanya sehari-hari diguanakan untuk penyearah dari AC menjadi DC, langkah-langkah mengoperasikan catu daya adalah sebagai berikut:
1. Pastikan Kabel Power (input AC) pada panel bagian belakang terhubung dengan arus AC atau Jala-jala.
2. Tekan tombol power ke posisi ON.
3. Lampu akan menyala dan jarum akan bergerak, untuk voltase tidak perlu ada rangkaian tertutup, dan untuk arus rangkaian harus tertutup.
4. Membaca jarum atau angka digital yang ditunjukkan power supply.
5. Apabila sudah selesai menggunakan Power Supply, pastikan rangkaian/alat dalam keadaan mati
6. Matikan tombol power dan kabel power (input) AC dapat dicabut.
1.6 Penggunaan Power Supply
• Power Supply Komputer
Power Supply pada computer termasuk Power Supply jenis Switching Power Supply yang dapat mengkonversi 110-240 V Arus Bolak-Balik dan dengan keluaran DC voltase berkisar + 12V,-12V,+5V,+5V dan +3.3V, Power Supply komputer yang pertama kali adalah berjenis Power Supply linier, namun harga dan berat Power Supply menjadi faktor yang utama, sehingga Power Supply Komputrer yang berjenis Switch sangat umum digunakan.
• Power Supply Pengelasan
Pengelasan menggunakan listrik untuk melelehkan permukaan batang-batang logam. Listrik dihasilkan oleh Power Supply Pengelasan yang dapat mengubah arus AC menjadi DC. Power Supply Pengelasan yang dahulu terdiri dari Trafo atau mesin motor penggerak generator, namun sekarang ini menggunakan semi penghantar dan bahkan Mikro Processor yang sangat membantu mengurungai ukuran dan berat.
• AC Adaptor
Seperti Power Supply lainnya AC Adaptor berfungsi untuk menyearah arus dari Arus AC menjadi DC. Power Supply jenis ini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari seperti Adaptor Untuk Alat charge, dan alat-alat rumah tangga yang lainnya
1.7 Komponen Catu Daya
Transformator berfungsi untuk memperkecil tegangan
Kapasitor berfungsi untuk memfilter/ memperhalus tegangan
Penyearah berfungsi sebagai penyearah arus dari AC ke DC
1.8 Teknik penyearahan pada Catu Daya
Teknik Penyearahan sederhana/ teknik penyearahan setengah gelombang
Teknik penyearahan gelombang penuh
Teknik Penyearahan menggunakan filter
Hasilnya :
[sunting] Tampilan umum dan penampilan luar
Tipikal osiloskop memiliki layar tampilan, berbagai masukan konektor, dan kontrol tombol-tombol dan tombol-tombol pada panel depan. Alat portable cukup kecil untuk membawa ke tempat kerja dan bahkan mungkin baterai dioperasikan. Laboratorium kelas 'cakupan, khususnya instrumen tua menggunakan tabung vakum, adalah perangkat bangku-top. Tujuan khusus 'cakupan dapat secara permanen terpasang di rak. Untuk bantuan pengukuran, kotak disebut graticule adalah melapis di muka layar. Setiap persegi di graticule dikenal sebagai (besar) divisi.
[sunting] Ukuran dan portabilitas
Large bangku-top oscilloscopes kadang-kadang dipasang di gerobak untuk memungkinkan berbagi satu instrumen mahal di antara beberapa area kerja. Miniatur oscilloscopes adalah sangat berharga untuk memperbaiki peralatan layanan lapangan. Dewasa ini bahkan sangat mampu instrumen laboratorium dapat diangkat oleh satu orang, dan tangan-diadakan oscilloscopes digital dibuat oleh beberapa produsen.
[sunting] Input
Sinyal yang akan diukur diberi makan kepada salah satu masukan konektor, yang biasanya merupakan konektor coaxial seperti BNC atau jenis UHF. Mengikat posting atau colokan pisang dapat digunakan untuk frekuensi yang lebih rendah. Jika sumber sinyal memiliki konektor coaxial, kemudian kabel koaksial yang sederhana digunakan, jika tidak, sebuah kabel khusus yang disebut "probe lingkup", disertakan dengan osiloskop, digunakan. Secara umum, untuk penggunaan rutin, tes kawat terbuka mengarah untuk menghubungkan ke titik yang diamati tidak memuaskan, dan pemeriksaan umumnya diperlukan. Tujuan umum oscilloscopes memiliki standar resistansi masukan dari 1 megom secara paralel dengan kapasitansi dari sekitar 20 picofarads. Hal ini memungkinkan penggunaan probe osiloskop standar. Scopes untuk digunakan dengan frekuensi sangat tinggi mungkin memiliki 50-ohm input, baik yang harus terhubung secara langsung ke 50-ohm sumber sinyal atau bekas dengan probe Z0 atau aktif.
Kurang-sering-digunakan input mencakup satu (atau dua) untuk memicu sapuan, defleksi horisontal untuk menampilkan mode XY, dan menelusuri cerah / gelap, kadang-kadang disebut "Z-sumbu" input.
[sunting] Probe
Buka kawat tes mengarah cenderung mengambil gangguan, dan kapasitansi pada akhir memeriksa kemungkinan akan mengganggu rangkaian / perangkat sedang diperiksa. Mereka hanya sesuai untuk frekuensi rendah dan perangkat impedansi rendah. Hampir selalu, probe dibuat untuk 'lingkup digunakan adalah cara biasa menghubungkan ke perangkat sedang diperiksa. Kabel Penyidikan adalah jenis koaksial khusus (dengan pusat resistif konduktor untuk basah keluar dering), dengan pelindung cukup efektif. Kapasitansi yang lebih besar daripada kawat terbuka, dan dalam beberapa kasus, seperti probe memuaskan.
Namun, yang khas 'probe lingkup berisi 9-megom resistor seri didorong oleh nilai yang rendah kapasitor; dikombinasikan dengan input resistansi dan kapasitansi dari standar' lingkup masukan, pesawat dan 'ruang lingkup yang cukup input form-akurat 10: 1 attenuator itu (sampai bandwidth tertentu) adalah frekuensi-independen. Degradasi ini di 'ruang lingkup kepekaan dengan faktor 10, tapi kapasitansi pada ujung probe yang hanya beberapa pF (picofarads), yang tidak cukup untuk mengganggu banyak tipikal sirkuit. (Namun demikian, reaktansi dari beberapa pF bahkan yang secara signifikan rendah pada frekuensi tinggi dalam penyelidikan dan 'ruang lingkup bandwidth.) Dalam sebagian besar kasus, hilangnya sensitivitas dalam rangka untuk memperoleh sedikit gangguan pada rangkaian yang sedang diamati sangat bernilai sementara.
Attenuator probe tidak selalu sesuai dengan masukan dari suatu 'ruang lingkup, dan kapasitansi mereka perlu disesuaikan jika mereka yang berbeda terhubung ke mikroskop. Selain itu, mereka harus diperiksa secara berkala meskipun tidak pindah. Mereka diperiksa dan jika perlu disesuaikan dengan melihat sebuah gelombang persegi dengan cukup-rata atas dan bawah. Ketika benar disesuaikan, jejak horizontal gelombang persegi tidak tilt baik ke atas atau ke bawah. Karena probe, dikombinasikan dengan 'lingkup masukan, bentuk-bentuk kompensasi frekuensi-attenuator, prosedur ini sering disebut "kompensasi" sebuah probe. Setiap layak "memiliki ruang lingkup output jack yang menyediakan diketahui-amplitudo gelombang persegi dengan bentuk yang sangat baik untuk memeriksa dan menyesuaikan probe.
Probe dengan pelemahan 10:1 sejauh ini yang paling umum, karena sinyal yang besar (dan sedikit-sedikit kapasitif loading), 100:1 probe tidak jarang terjadi. Ada juga probe yang mengandung 10:1 saklar untuk memilih atau mengarahkan (1:1) rasio, tetapi orang harus sadar bahwa pengaturan yang memiliki signifikan 1:1 kapasitansi (puluhan pF) di ujung probe, karena seluruh kabel's kapasitansi sekarang langsung tersambung.
Baik 'cakupan memungkinkan probe pelemahan, mudah menunjukkan sensitivitas efektif di ujung probe. Beberapa yang terbaik memiliki lampu indikator di belakang jendela tembus di panel untuk mendorong pengguna untuk membaca sensitivitas efektif. Penyidikan konektor (diubah BNC's) memiliki kontak ekstra untuk menentukan probe atenuasi. (Sebuah resistor nilai tertentu, terhubung ke ground, "encode" atenuasi.)
Ada khusus probe tegangan tinggi yang juga membentuk attenuators dikompensasi dengan "lingkup masukan; dalam tubuh pemeriksaan fisik besar, dan satu dibuat oleh sebagian memerlukan Tektronix mengisi kaleng yang mengelilingi resistor seri dengan cairan yang mudah menguap fluorocarbon untuk menggantikan udara. Pada 'akhir lingkup adalah sebuah kotak dengan beberapa bentuk gelombang-pemangkasan penyesuaian. Untuk keselamatan, cakram penghalang terus salah satu jari-jari jauh dari titik sedang diperiksa. Tegangan maksimum dalam puluhan kV rendah. (Mengamati tegangan tinggi jalan dapat membuat gelombang tangga dengan langkah-langkah di berbagai titik setiap pengulangan, sampai ujung probe dalam kontak. Sampai saat itu, biaya busur kecil ujung probe, dan memegang kapasitansi tegangan (rangkaian terbuka). Ketika tegangan terus naik, biaya busur kecil lain ujung lebih lanjut.)
Ada juga saat probe, dengan core yang mengelilingi konduktor membawa arus untuk diperiksa. Satu jenis memiliki lubang untuk konduktor, dan mensyaratkan bahwa kawat akan melewati lubang itu untuk semi-permanen atau permanen mounting. Namun, jenis lain, untuk pengujian, memiliki dua bagian core yang memungkinkan mereka untuk ditempatkan di sekitar kawat. Dalam probe, sebuah kumparan luka di sekitar inti menyediakan arus beban yang sesuai, dan tegangan yang sebanding dengan beban saat ini. Namun, jenis ini penyelidikan dapat merasakan AC, hanya.
Yang lebih-canggih probe (awalnya dibuat oleh Tektronix) mencakup sebuah sensor fluks magnetik (Hall-efek) dalam rangkaian magnetik. Penyidikan terhubung ke sebuah penguat, yang makan (frekuensi rendah) arus kumparan untuk membatalkan merasa lapangan besar dari yang saat ini menyediakan frekuensi rendah bagian dari bentuk gelombang yang sekarang, sampai ke DC. Kumparan masih memungut frekuensi tinggi. Ada sebuah jaringan yang menggabungkan mirip dengan jaringan crossover pengeras suara.
[sunting] Jejak
Dalam modus yang paling sederhana, yang osiloskop berulang kali menarik garis horizontal yang disebut jejak di tengah layar dari kiri ke kanan. Salah satu kontrol, kontrol yang timebase, menetapkan kecepatan di mana garis digambar, dan dikalibrasi dalam detik atau pecahan desimal detik per divisi. Jika tegangan input berangkat dari nol, jejak baik dibelokkan ke atas (biasanya untuk polaritas positif) atau ke bawah (negatif). Lain kontrol, kontrol vertikal, menetapkan skala defleksi vertikal, dan dikalibrasi dalam volt per divisi. Jejak yang dihasilkan adalah sebidang tegangan terhadap waktu, dengan masa lalu yang lebih jauh di sebelah kiri dan masa lalu yang lebih baru di sebelah kanan.
Thomas Alva Edison adalah penemu dari Amerika dan merupakan satu dari penemu terbesar sepanjang sejarah. Edison mulai bekerja pada usia yang sangat muda dan terus bekerja hingga akhir hayatnya. Selama karirnya, Thomas Alva Edison telah mempatentkan sekitar dari 1.093 hasil penemuannya, termasuk bola lampu listrik dan gramophone, juga kamera film. Ketiga penemuannya membangkitkan industri-industri besar bagi industri listrik, rekaman dan film yang akhirnya mempengaruhi kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Dia juga dikenal sebagai penemu yang menerapkan prinsip ‘produksi massal’ bagi penemuan-penemuannya.
Edison sendiri memperoleh keahliannya dalam bidang kelistrikan dan telegraphy (telegraph untuk komunikasi) pada usia belasan tahun. Pada tahun 1868, di usia 21 tahun, dia telah mengembangkan dan mempatentkan penemuannya yang berupa sebuah mesin yang merekam telegraph.
Dimasa kecilnya, Edison hanya bersekolah di sekolah yang resmi selama tiga bulan, selanjutnya semua pendidikannya diperoleh dari ibunya yang mengajar Edison di rumah. Ibu Edison mengajarkan Edison cara membaca, menulis, dan matematika. Dia juga sering memberi dan membacakan buku-buku bagi Edison, antara lain buku-buku yang berasal dari penulis seperti Edward Gibbon, William Shakespeare dan Charles Dickens.
Edison di usia 12 tahun, memperoleh penghasilan dengan cara bekerja menjual koran dan surat kabar, buah apel, serta gula-gula di sebuah jalur kereta api. Di usia itu pula, Edison hampir mengalami kehilangan seluruh pendengaran karena penyakit yang dideritanya, penyakit itu membuatnya menjadi setengah tuli. Edison pernah menulis dalam diarinya: “Saya tidak pernah mendengar burung bernyanyi sejak saya berusia 12 tahun.”
Pada usia 15 tahun, Edison, sambil tetap berjualan, membeli sebuah mesin cetak kecil bekas yang selanjutnya dipasang pada sebuah bagasi mobil. Kemudian dia mencetak korannya sendiri, WEEKLY HERALD, yang di cetak, diedit dan dijualnya di tempat dia berjualan.
Pada musim panas 1862, Edison menyelamatkan seorang anak berusia tiga tahun yang hampir di tabrak oleh mobil. Ayah dari anak yang diselamatkan adalah kepala stasiun kereta api di tempatnya berjualan. Dan sebagai rasa terima kasih, kepala stasiun tersebut mengajari Edison cara menggunakan telegraph. Setelah 5 bulan mempelajari telegraph, Edison bekerja sebagai ahli telegraph selama 4 tahun. Hampir semua gaji yang didapatnya dihabiskan dengan membangun berbagai macam laboratorium dan peralatan listrik.
Edison sangat senang mempelajari sesuatu dan membaca buku-buku yang ada. Dari semua yang dipelajarinya, Edison menerapkan pelajaran tersebut dengan cara bereksperimen di laboratorium kecilnya. Edison tinggal di laboratoriumnya, hanya tidur 4 jam sehari, dan makan dari makanan yang dibawa oleh asistennya ke laboratoriumnya. Edison melakukan percobaan dan eksperimen terus menerus hingga penemuan-penemuannya menjadi sempurna. Mungkin kata yang cocok untuk menggambarkan kepandaian Edison adalah: “Genius adalah 99% kerja keras“
Salah satu karakteristik matematika adalah diterapkan atau diaplikasikan dalam bidang ilmu lain maupun dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak lepas dari peranan matematika. Ketika ada sebuah penelitian untuk membuat sesuatu yang baru atau untuk mengembangkan suatu hal yang telah ada, maka matematika digunakan ketika melakukan penelitian. Mulai perumusan masalah, pengumpulan data dan fakta, penggambaran dan pengolahan data serta penganalisisan data sampai penarikan kesimpulannya. Ketika ada masalah belajar maka perlu adanya penyelesaian atau solusi. Kondisi seperti ini matematika digunakan melalui investigasi dan problem solving. Kedua hal tersebut merupakan jantungnya matematika untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan menemukan, menganalisis, dan membuktikan serta dapat memebantu siswa menyelesaiakan masalah yang berbeda-beda sesuai dengan situasinya. Ada lima langkah penyelesaian masalah :
Menyajikan penyelesaian masalah dalam bentuk umum.
Menyajikan kembali masalah dalam dalam bentuk operasional.
Menentukan strategi atau prosedur menyelesaikan masalah.
Menyelesaikan masalah.
Menganalisis dan mengevaluasi strategi penyelesaian masalah serta menemukan strategi penyelesaian masalah yang baru.
Matematika dapat digunakan untuk menyeleksi atau menyaring data yang ada. Seperti tes seleksi calon PNS, Polisi, TNI, pelajar, mahasaiswa atau karyawan menggunakan tes tulis dengan materi matematika (biasanya logika dan berhitung) untuk mengetahui kemampuan berpikir cepat dan dapat menyelesaikan masalah. Dalam bidang teknik matematika digunakan seperti teknik informatika atau komputer menggunakan konsep bilangan basis, teknik industri atau mesin matematika digunakan untuk menentukan ketelitian suatu alat ukur atau perkakas yang digunakan. Menurut Andrea J. O'Connor bahwa "Mathematic is used by engineers to solve a very wide range of problem, including design calculations for building, machines, electronic components or chemical plants". Bidang ekonomi menggunakan konsep fungsi untuk memprediksikan produksi maupun penjualan.
Ada pepatah " Siapa yang menguasai matematika dan bahasa maka ia akan menguasai dunia". Artinya matematika sebagai media melatih untuk berpikir kritis, inovatif, kreatif, mandiri, dan mampu menyelesaikan masalah, sedangkan bahasa sebagai media menyampaikan ide-ide atau gagasan serta yang ada dalam pikiran manusia. Selain itu ada istilah "Di zaman komputer yang digunakan adalah otak bukan otot". Di lingkungan masyarakat pun secara tidak langsung orang sudah menggunakan matematika. Seperti ketika orang menghitung penghasilan, hasil panen, jumlah belanja, luas tanah, luas rumah, ongkos, hak waris, dan masih banyak yang lainnya. Jelas bahwa matematika sangat berperan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga apabila ada siswa yang mengatakan ingin menghindari matematika sebenarnya itu tidak dapat dilakukan. Karena mau tidak mau matematika digunakan dalam aktivitas sehari-harinya.
Berdasarkan fenomena tersebut maka proses matematika di masa datang sangat bagus. Khususnya di dunia pendidikan, berdasarkan kurikulum yang terbaru matematika memiliki jam pelajaran yang paling banyak (tingkat SD rata-rata 6 jam; tingkat SLTP rata-rata 4-5 jam per minggu; tingkat SMK rata-rata 5 jam pelajaran per minggu; tingkat SMA atau MA progran IPA 8 jam, IPS 4 jam, Bahasa 3 jam). Hal ini membuat sebagian orang tertarik untuk terjun dalam dunia pendidikan untuk menjadi guru matematika. Orang yang telah lulus sarjana (S-1) non-pendidikan matematika melanjutkan kembali ke pendidikan matematika atau sekedar memperoleh Akta IV. Selain di lembaga pendidikan formal, matematika memiliki peluang yang bagus di lembaga non formal seperti lembaga kursus atau privat. Matematika tidak pernah kering peminat karena prospek di masa datang sangat bagus. Dibandingkan dengan kerja sebagai karyawan perusahaan yang menggunakan sistem kontrak lebih baik menjadi guru matematika karena tidak ada istilah guru di PHK. Penghasilan guru matematika walaupun kecil tapi kontinu dan jelas karena selama masih ada manusia maka pendidikan akan berjalan terus seperti halnya pepatah "Pendidikan sepanjang hayat".
Hal tersebut menggugah lembaga perguruan tinggi kependidikan untuk membuka program studi pendidikan matematika. Karena peminatnya selain guru-guru yang telah mencapai gelar diploma dan karyawan perusahaan swasta, anak-anak muda yang baru lulus SLTA pun mulai tertarik dengan matematika. Banyak lulusan SLTA semua program masuk ke pendidikan matematika. Bagi yang kurang menyukai matematika harus merubah pandanganya terhadap matematika karena mau tidak mau setiap hari ia akan berhadapan dengan matematika. Selain itu prosek matematika sangat bagus di masa mendatang. Hal ini yang menjadi daya tarik tersendiri, sehingga ada trend bahwa banyak orang beralih profesi menjadi guru khususnya guru matematika baik di lembaga pendidikan formal maupun non-formal.
Hakikat Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah ilmu yang mempelajari tentang fenomena alam dan segala sesuatu yang ada di alam. IPA mempunyai beberapa pengertian dari pengertian IPA itu sendiri, cara berfikir IPA, cara penyelidikan IPA sampai objek kajian IPA. Dari beberapa pengertian tersebut kita akan membahas tentang pengertian IPA. Adapun beberapa pengertian IPA menurut para ahli sebagai berikut:
1. IPA merupakan ilmu yang pada awalnya diperoleh dan dikembangkan berdasarkan percobaan (induktif) namun pada perkembangan selanjutnya IPA juga diperoleh dan dikembangkan berdasarkan teori (deduktif). ( Soekardjo, 1973;1).
2. IPA menurut arti per-katanya yaitu ilmu, pengetahuan dan alam. Ilmu adalah pengetahuan yang ilmiah. Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui manusia. Dari dua pengertian tersebut dapat digabungkan yaitu IPA sebagai ilmu yang mempelajari tentang sebab dan akibat kejadian-kejadian yang ada di alam ini. ( Soekarno, 1973;1).
3. IPA adalah body knowledge. IPA adalah suatu cabang pengetahuan yang mengangkat fakta-fakta yang tersusun secara sistematis dan menunjukkan berlakunya hukum-hukum umum. IPA merupakan pengetahuan yang didapat dengan jalan study dan praktik. IPA juga dapat diartikan sebagai suatu cabang study yang bersangkut-paut dengan observasi dan klasifikasi fakta-fakta terutama dengan disusunnya hukum umum dengan induksi dan hipotesis. (Subiyanto,1998: 2).
4. Definisi lain tentang IPA yang lengkap diberikan oleh Collete (1994:30), science should be viewed as a way of thinking in the pursuit of understanding nature, asa way of investigating claims about phenomenon and as body of knowledge that has resulted from inquiry. (Ilmu Pengetahuan Alam harus dipandang secara berfikir dalam pencarian tentang pengertian rahasia alam dan sebagai batang tubuh pengetahuan yang dihasilkan dari inquiry )
5. Istilah IPA merupakan terjemahan dari bahasa Inggris “Natural Science” atau disebut science. Dalam bahasa Indonesia Science ditulis “sains” atau IPA. Menurut Trowbridge and Byde (1990) sains atau IPA merupakan representasi dari hubungan dinamis yang mencangkup tiga factor utama yaitu The extant body of scientific knowledge, the values of science and the methods and processes of science” yang artinya sains merupakan produk (body of scientific knowledge) dan proses (methods and processes), serta mengandung nilai-nilai (values). Menurut kamus oxford Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ialah satu cabang ilmu pengetahuan yang melibatkan perhatian
dan eksperimen untuk membuat rumusan idea, penerangan dan pemahaman terhadap fenomena atau gejala yang terjadi di alam. (http://ms.wikipedia.org/wiki/Sains)
6. Ilmu Pengetahuan Alam merupakan pengetahuan ilmiah, yaitu pengetahuan yang telah mengalami uji kebenaran melalui metode ilmiah, dengan ciri: objektif, metodik, sistimatis, universal, dan tentatif. Ilmu Pengetahuan Alam merupakan ilmu yang pokok bahasannya adalah alam dan segala isinya. Carin dan Sund (1993) dalam Depdiknas mendefinisikan IPA sebagai “pengetahuan yang sistematis dan tersusun secara teratur, berlaku umum (universal), dan berupa kumpulan data hasil observasi dan eksperimen”.
7. IPA merupakan ilmu pendidikan bidang studi, dalam hal ini bidang studi IPA (alam dan gejalanya). Pendidikan IPA merupakan gabungan antara teori IPA dengan teori ilmu pendidikan. Ilmu pendidikan adalah ilmu yang menelaah fenomerna pendidikan dalam prespektif yang luas dan integratif. Fenomena pendidikan ini bukan hanya gejala yang melekat pada manusia ( gejala yang universal ) dalam perspektif yang luas, melainkan juga sekaligus merupakan upaya untuk membentuk kepribadian manusia ( insan ) yang dirancang secara sadar dan sistematis dalam proses interaksi antara pendidik dengan peserta didik baik di dalam maupun di luar sekolah.
Dari beberapa pengertian tersebut diatas dapat kita ketahui bahwa IPA merupakan ilmu yang mempelajari tentang alam semesta beserta isi dan kejadian-kejadian yang dapat diperoleh dan dikembangkan baik secara induktif atau deduktif. Ada dua hal yang berkaitan dengan IPA yaitu IPA sebagai produk dan IPA sebagai proses. IPA sebagai produk yaitu pengetahuan IPA yang berupa pengetahuan faktual, konseptual, procedural, dan metakognitif. IPA sebagai proses yaitu kerja ilmiah. Baik produk atau proses IPA merupakan subjek kajian IPA. Dengan belajar IPA, belajar produk dan bagaimana proses IPA dapat kita peroleh. Dalam kehidupan kita sehari-hari banyak pengetahuan yang kita dapat. Pengetahuan tentang agama, pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, sosial, dan alam sekitar adalah contoh pengetahuan yang dimiliki oleh tiap manusia. Pada pengertian IPA yang kedua dapat kita ketahui bahwa IPA merupakan pengetahuan yang ilmiah, yaitu pengetahuan yang diperoleh secara ilmiah. Hal ini menunjukkan bahwa ilmu mempunyai dua sifat utama. Sifat utama tersebut antara lain adalah rasional dan objektif. Rasional berarti masuk akal, logis, atau diterima akal sehat sedangkan objektif mempunyai arti sesuai dengan objeknya, kenyataan, atau pengamatan. Pengetahuan Alam dipandang sebagai cara berfikir dalam pencarian tentang rahasia alam sebagai cara penyelidikan terhadap gejala alam dan sebagai batang tubuh pengetahuan yang dihasilkan dari inquiry. Selain dapat belajar tentang proses dan produk IPA, dengan belajar IPA kita juga dapat ketahui tentang cara berfikir yang baik.
Cara berfikir IPA meliputi:
a. percaya (beliefs)
Kita dapat melakukan penelitian terhadap masalah gejala alam dimotivasi oleh kepercayaan bahwa hukum alam dapat dikonstruksi dari observasi dan diterangkan dengan pemikiran dan penalaran.
b. rasa ingin tahu (curiosity)
rasa ingin tahu inilah yang mendorong kepercayaan bahwa alam dapat dimengerti dan ditemukan.
c. imajinasi (imagination)
kita dapat mengandalkan imajinasi dalam memecahkan masalah gejala alam.
d. penalaran (reasoning)
Disamping imajinasi untuk memecahkan masalah gejala alam juga diharuskan menggunakan penalaran.
e. koreksi diri (self-examination)
Pemikiran ilmiah adalah sesuatu yang lebih tinggi daripada sekedar suatu usaha untuk mengerti tentang alam. Pemikiran ilmiah juga merupakan sarana untuk memahami diri dalam melihat seberapa jauh para ahli sampai ( pada kesimpulan tentang lam.
Dalam pengertian IPA juga disebutkan mengenai penyelidikan dan objek kajian IPA. Cara penyelidikan itu meliputi observasi (observation), eksperimen (experimentation), dan matematika (mathematics).Objek kajian IPA yaitu IPA sebagai body of knowledge dihasilkan dari disiplin keilmuan yang menunjukkan hasil-hasil kreatif penemuan umat manusia selam berabad-abad. Proses pembelajaran IPA menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan IPA diarahkan untuk inkuiri dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar. Yager , menyatakan bahwa pendidikan IPA merupakan studi tentang hubungan antara IPA dan masyarakat. Dengan demikian IPA mempunyai peranan yang sangat strategiskarena membudayakan sains di kalangan remaja agar mereka merasa tertarik kepada sains. Secara sistematis, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan IPA dapat dimasukkan dalam klasifikasi ilmu pendidikan karena Dimensi pendidikan IPA sangat luas dan sekurang-kurangnya meliputi unsur-unsur (nilai-nilai) sosial budaya, etika, moral dan agama. Oleh sebab itu, belajar IPA bukan hanya sekedar memahai konsep ilmiah dan aplikasi dalam masyarakat, melainkan juga untuk mengembangkan berbagai nilai yang terkandung dalam dimensi Pendidikan IPA. Salah satu Pendidikan IPA adalah IPA lebih dari sekedar kumpulan yang dinamakan fakta. IPA merupakan kumpulan pengetahuan dan juga proses. Pembelajaran IPA di sekolah di harapkan memberi berbagai pengalaman pada anak yang mengijinkan mereka melakukan berbagai penelusuran ilmiah yang relevan.
TANG
Tang adalah jenis alat tangan yang digunakan untuk menyimpan objek tegas, atau untuk memotong dan membungkuk bahan keras seperti kawat. Secara umum, tang terdiri dari sepasang tuas logam bergabung di poros diposisikan lebih dekat dengan salah satu ujung pengungkit, menciptakan rahang pendek di salah satu sisi poros, dan lagi pegangan di sisi lain. Pengaturan ini memungkinkan kekuatan cengkeraman tangan harus diperkuat dan fokus pada objek dengan presisi. Rahang juga dapat digunakan untuk memanipulasi objek terlalu kecil atau berat yang dapat dimanipulasi dengan jari.
Macam-Macam Tang :
1. Tang Pengunci
2. Tang Breaker-grozier
3. Tang Diagonal
4. Tang Supit
1. Tang Pengunci
Tang pengunci adalah tang yang dapat terkunci ke posisi, menggunakan overcenter tindakan. Salah satu sisi dari pegangan termasuk baut yang digunakan untuk mengatur jarak antara rahang, pihak lain yang menangani (khususnya di model yang lebih besar) sering kali berisi sebuah tuas untuk mendorong kedua sisi terpisah pegangan untuk membuka tang.
"Mole" dan "Vise-Grip" adalah nama dagang dari berbagai merek penguncian tang. Tang penguncian pertama, bernama catok mencengkeram, yang ditemukan oleh William Petersen dalam
Penguncian tang tersedia dalam berbagai konfigurasi, seperti jarum-hidung penguncian tang, mengunci kunci-kunci, penguncian klem dan berbagai bentuk untuk memperbaiki bagian logam untuk pengelasan. Mereka juga datang dalam berbagai ukuran. Leatherman memproduksi yang mencakup penguncian multitool bukan reguler tang tang, dan yang lipatan bersama-sama ke ukuran multitool biasa.
2.Tang Breaker-grozier
Tang Breaker-grozier tang yang digunakan oleh glaziers untuk memecahkan dan menyelesaikan kaca dengan cara yang terkendali. Mereka tujuan ganda tang, dengan datar rahang yang digunakan untuk melanggar keluar nilai dan rahang yang melengkung digunakan untuk grozing flare dari tepi pecahan kaca. Kedua rahang yang bergerigi untuk menghilangkan flare dan titik-titik kecil dari kaca.
Untuk keluar skor, gelas untuk dihapus adalah berpegang teguh di tang, dengan rahang rata di atas kaca dekat garis skor. Sebuah tikungan tajam ke bawah memecahkan kaca di skor.
Untuk menghapus kaca yang tidak diinginkan dan tidak diinginkan flare poin, potongan kaca dipegang dengan satu tangan dengan tang melengkung menghadap ke atas. Sebuah goresan lembut bergulir ke atas tepi kaca (grozz) terhadap gigi bergerigi menghilangkan suar kaca yang tidak diinginkan. Penghapusan grozz ini dikenal sebagai grozing.
Ujung tang ini juga dapat digunakan dalam gerakan mengunyah untuk menghilangkan bagian-bagian kecil dari kaca atau menggigit keluar jauh di dalam kurva.
Breaker / grozier tang adalah alat kombinasi. Glaziers juga menggunakan tang tujuan tunggal seperti melanggar tang, dengan dua rahang datar, dan berlari tang, yang bahkan menerapkan tekanan di kedua sisi skor untuk membuat istirahat lembut yang terkendali di kaca.
Variasinya
Dua ragam paling umum bersama tang slip slip lurus bersama tang dan pompa air atau jenis channellock tang. Lurus slip joint tang sangat umum di Amerika Utara dan sering disertakan dalam kemasan alat pra-kit. Mereka juga dikonfigurasi untuk umum atau tukang kebut tang di rahang mereka sejalan dengan pegangan mereka. Satu sisi tang biasanya memiliki dua lubang yang dihubungkan oleh sebuah slot untuk poros. Poros adalah diikatkan ke sisi lain dan dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat meluncur melalui slot ketika tang sepenuhnya dibuka.
Pompa air atau jenis tang channellock rahang yang ditetapkan pada 45-60 derajat ke pegangan. Mereka biasanya memiliki pegangan lagi jika dibandingkan dengan rahang mereka daripada tang lain untuk memberikan leverage yang lebih baik. Sementara mekanisme untuk mengubah ukuran juga memerlukan sepenuhnya membuka rahang tang ini, mereka biasanya memiliki lebih banyak posisi pivot yang berbeda. Ukuran yang paling umum adalah sekitar 9,5 inci dari hidung ke ujung pegangan dan menyesuaikan 0-1,125 inci ukuran rahang.
3. Tang Diagonal
Diagonal tang (atau kawat pemotong atau memotong diagonal tang) adalah tang ditujukan untuk pemotongan kawat (mereka umumnya tidak digunakan untuk mengambil atau mengubah apa-apa). Mereka kadang-kadang disebut pemotongan samping atau sisi tang pemotong, walaupun istilah-istilah ini dibagikan oleh tang jenis desain lain.
Dan dapat mengakibatkan kebingungan. Pesawat didefinisikan oleh tepi memotong memotong sendi rahang memusatkan pada sudut atau "pada diagonal", maka nama itu. Alih-alih menggunakan tindakan pemotongan seperti gunting, mereka dipotong oleh Indentasi dan kawat wedging terpisah. Tepi rahang adalah tanah untuk simetris "V" bentuk; sehingga kedua rahang dapat dilihat untuk membentuk huruf "X", seperti yang terlihat pada saat akhir sepenuhnya tersumbat. Tang terbuat dari baja dan induktif pemanasan dan pendinginan sering digunakan untuk selektif rahang mengeras.
4. Tang supit
Bentuk kepala tang ini unik yaitu berbentuk kecil dan panjang.biasanya jtang ini digunakan untuk menekuk kabel atau ujung kabel yang biasanya ada di tempat yang sulit dijangkau oleh tang jenis biasa.
KIKIR
Macam-macam Kikir :
- Kikir Intan
- Kikir Jarum
- Kikir Alur
- Kikir Mesin
1. Kikir Intan
2. Kikir Jarum
Kikir jarum pada umumnya dijual 6 atau 12 satuan dengan bentuk berbeda- beda, yang dibungkus suatu kantong lembut, kedua-duanya untuk membungkus dan melindungi gigi kikir. kikir jarum adalah kikir kecil yang digunakan untuk menghaluskan bidang kikir yang tersembunyi dan kikir jarum paling cocok untuk potongan pekerjaan lebih kecil.
Kikir jarum di lengkapi dengan suatu genggaman yang kepala kikir dapat diganti sesuai dengan kebutuhan.
3. Kikir Alur
- Kikir Mesin
Bentuk dari Kikir mesin menyerupai suatu gergaji gulungan atau gergaji pita dalam arti bahwa kikir menjulang dengan tegak lurus pada pertengahan suatu meja. Ketika sedang bekerja kikir bergerak naik turun tegak lurus bidang kerja, barang yang akan di kikir digesekan ke mata kikir yang bergerak sampai dengan bentuk atau hasil yang kita inginkan.
GERGAJI
Macam Gergaji:
v GERGAJI LINGKARAN
v GERGAJI BESI
v GERGAJI MESIN
v Dll.
1. GERGAJI LINGKARAN:
Gergaji lingkaran adalah suatu mata pisau atau cakram metal dengan gigi gergaji pada tepi atas seperti halnya mesin yang menyebabkan disk untuk memutar,.alat ini merupakan suatu alat untuk memotong kayu atau material lain dan mungkin dapat juga digunakan untuk membatasi slot. Kebanyakan gergaji dirancang dengan suatu mata pisau untuk memotong kayu tetapi kadang-kadang dilengkapi dengan suatu mata pisau yang dirancang untuk memotong pekerjaan menembok, plastik, atau metal.
2. GERGAJI BESI
Gergaji besi berbentuk kecil panjang dengan mata gergaji kecil dan teratur.
untuk menggunakan gergaji besi biasanya gergasi dilengkapi dengan pegangan gergaji sehingga menggergaji menjadi lebih mudah.
Seperti namanya, gergaji ini berfungsi untuk menggergaji bahan metal khususnya besi dan baja. dengan mata pisau yang kecil memungkinkan untuk menggergaji besi dengan cepat.
3. GERGAJI MESIN
Gergaji mesin biasanya digunakan untuk memotong ranting dan batang pohon.
gergaji ini di gerakan dengan tenaga mesin diesel.ukuranya berfariatif mulai dari kecil sampai dengan besar.
mata gergaji ini bisa berputar mengelilingi lempengan besi sebagai porosnya.
Mesin diesel pada gergaji berbahan bakar bensin. Gergaji ini mampu untuk memotong batang pohon sampai diameter 1 meter.