UOKE

Catu Daya ( Power Supply )

CATU DAYA
1.1 Pengertian
Catu Daya atau sering disebut dengan Power Supply adalah sebuah piranti yang berguna sebagai sumber listrik untuk piranti lain. Pada dasarnya Catu Daya bukanlah sebuah alat yang menghasilkan energi listrik saja, namun ada beberapa Catu Daya yang menghasilkan energi mekanik, dan energi yang lain.
1.2 Macam-macam Catu Daya
Secara garis besar, Power Supply elektrik dibagi menjadi dua macam, yaitu Power Supply Linier dan Switching Power Supply.
• Power Supply Linier






Merupakan jenis power supply yang umum digunakan. Cara kerja dari power supply ini adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan AC lain yang lebih kecil dengan bantuan Transformator. Tegangan ini kemudian disearahkan dengan menggunakan rangkaian penyearah tegangan, dan dibagian akhir ditambahkan kapasitor sebagai pembantu menyearahkan tegangan sehingga tegangan DC yang dihasilkan oleh power supply jenis ini tidak terlalu bergelombang.
Selain menggunakan dioda sebagai penyearah, rangkaian lain dari jenis ini menggunakan regulator tegangan sehingga tegangan yang dihasilkan lebih baik daripada rangkaian yang menggunakan dioda. Power Supply jenis ini dapat menghasilkan tegangan DC yang bervariasi antara 0 - 30 Volt dengan arus antara 0 - 5 Ampere
• Switching Power Supply






Power Supply jenis ini menggunakan metode yang berbeda dengan power supply linier. Pada jenis ini, tegangan AC yang masuk ke dalam rangkaian langsung disearahkan oleh rangkaian penyearah tanpa menggunakan bantuan transformer.
Cara menyearahkan tegangan tersebut adalah dengan menggunakan frekuensi tinggi antara 10KHz hingga 1MHz, dimana frekuensi ini jauh lebih tinggi daripada frekuensi AC yang sekitar 50Hz. Pada switching power supply biasanya diberikan rangkaian feedback agar tegangan dan arus yang keluar dari rangkaian ini dapat dikontrol dengan baik. Keuntungan utama dari metode ini adalah efisiensi yang lebih besar karena switching transistor daya sedikit berkurang ketika berada di luar daerah aktif yaitu, ketika transistor berfungsi seperti tombol dan juga memiliki diabaikan jatuh tegangan atau arus yang dapat diabaikan melaluinya. Keuntungan lain termasuk ukuran yang lebih kecil dan bobot yang lebih ringan dari pengurangan transformator frekuensi rendah yang memiliki berat yang tinggi dan panas yang dihasilkan lebih rendah karena efisiensi yang lebih tinggi. Kerugian meliputi kompleksitas yang lebih besar, generasi amplitudo tinggi, energi frekuensi tinggi yang low-pass filter harus blok untuk menghindari gangguan elektromagnetik (EMI).

1.3 Fungsi Catu Daya
Pada intinya semua Power Supply atau Catu Daya mempunyai fungsi yang sama yaitu sebagai penyearah dari AC ke DC.
1.4 Bagian-bagian Catu Daya

1.4.1 Bagian-bagian panel depan
1. Saklar ON/OFF: untuk menyalakan dan mematikan catu daya.
2. Display LED: mengetahui apakah catu daya aktif/tidak
3. Meter tegangan dan arus, menunjukkan nilai tegangan dan arus pada terminal keluaran
4. Pengatur tegangan kasar dan halus.
5. Pengatur arus: setelan maksimum arus keluaran
6. Terminal keluaran +; - dan Gnd.
7. (10) Setelan meter nol
8. Setelan arus
9. Lampu tanda overload
1.4.2 Bagian-bagian panel belakang
1. kabel power(input AC) berfungsi untuk memasok listrik dari sumber listrik
2. Fuse/ sekring berfungsi sebagai pemutus arus apabila terjadi konsleting
1.5. Dasar-dasar pengoperasian Catu Daya
Catu daya dalam pemanfaatanya sehari-hari diguanakan untuk penyearah dari AC menjadi DC, langkah-langkah mengoperasikan catu daya adalah sebagai berikut:
1. Pastikan Kabel Power (input AC) pada panel bagian belakang terhubung dengan arus AC atau Jala-jala.
2. Tekan tombol power ke posisi ON.
3. Lampu akan menyala dan jarum akan bergerak, untuk voltase tidak perlu ada rangkaian tertutup, dan untuk arus rangkaian harus tertutup.
4. Membaca jarum atau angka digital yang ditunjukkan power supply.
5. Apabila sudah selesai menggunakan Power Supply, pastikan rangkaian/alat dalam keadaan mati
6. Matikan tombol power dan kabel power (input) AC dapat dicabut.
1.6 Penggunaan Power Supply
• Power Supply Komputer
Power Supply pada computer termasuk Power Supply jenis Switching Power Supply yang dapat mengkonversi 110-240 V Arus Bolak-Balik dan dengan keluaran DC voltase berkisar + 12V,-12V,+5V,+5V dan +3.3V, Power Supply komputer yang pertama kali adalah berjenis Power Supply linier, namun harga dan berat Power Supply menjadi faktor yang utama, sehingga Power Supply Komputrer yang berjenis Switch sangat umum digunakan.

• Power Supply Pengelasan
Pengelasan menggunakan listrik untuk melelehkan permukaan batang-batang logam. Listrik dihasilkan oleh Power Supply Pengelasan yang dapat mengubah arus AC menjadi DC. Power Supply Pengelasan yang dahulu terdiri dari Trafo atau mesin motor penggerak generator, namun sekarang ini menggunakan semi penghantar dan bahkan Mikro Processor yang sangat membantu mengurungai ukuran dan berat.
• AC Adaptor
Seperti Power Supply lainnya AC Adaptor berfungsi untuk menyearah arus dari Arus AC menjadi DC. Power Supply jenis ini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari seperti Adaptor Untuk Alat charge, dan alat-alat rumah tangga yang lainnya
1.7 Komponen Catu Daya

Transformator berfungsi untuk memperkecil tegangan




Kapasitor berfungsi untuk memfilter/ memperhalus tegangan




Penyearah berfungsi sebagai penyearah arus dari AC ke DC








1.8 Teknik penyearahan pada Catu Daya

Teknik Penyearahan sederhana/ teknik penyearahan setengah gelombang










Teknik penyearahan gelombang penuh








Teknik Penyearahan menggunakan filter









Hasilnya :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright 2009 "FoR All"
BloggerTheme by BloggerThemes | Design by 9thsphere